DESKRIMINASI ISLAM DLM OPRAH WINFREY SHOW

29 04 2007

Saya baru saja dibuat terpana dengan salah satu pisode /talk show/ paling laris di dunia, yaitu “The Oprah Winfrey Show”.

Dalam episode yang ditayangkan siang itu, fokus pembicaraan adalah tentang diskriminasi rasialis terhadap umat Islam. Ceritanya, selama 30 hari penuh, seorang lelaki dari AS yang apriori terhadap Islam diajak tinggal bersama sebuah keluarga Muslim dan bahkan disuruh `menyamar’ sebagai seorang Muslim, lengkap dengan janggut dan pakaian gamis panjang seperti yang dipakai oleh orang-orang Arab. Salah satu misinya adalah mengenali kehidupan seorang Muslim yang sebenarnya dan merasakan sendiri , bagaimana rasanya menjadi seorang Muslim yang sering menerima diskriminasi oleh orang lain di AS.

Singkat kata, ia merasakan betul bagaimana pahitnya menjadi seorang Muslim yang dicurigai hanya lantaran janggut dan baju gamis, padahal semua tuduhan itu sama sekali tanpa bukti. Ia telah berkeliling kota dengan penampilan seperti itu, dan respon instan yang diberikan orang-orang terhadapnya sangat menyakitkan. Bahkan sebagian besar warga AS yang diajaknya bicara secara terang-terangan menolak untuk tidak mendiskriminasikan umat Islam karena mereka yakin betul bahwa semua Muslim adalah teroris.

Di sisi lain, 30 hari yang dihabiskannya bersama sebuah keluarga Muslim benar-benar Menunjukkan sebaliknya. Ia merasa bahwa keluarga itu sangat harmonis, dan meskipun banyak kebiasaan yang tidak dipahaminya, namun iamengakui bahwa banyak masalah bisa terpecahkan dengan ajaran Islam.

Salah satu bagian yang paling menarik adalah ketika lelaki itu duduk dan mengobrol bersama istri sang tuan rumah berdua di sebuah ruangan. Kemudian sang tuan rumah datang dan mengatakan bahwa dalam Islam dijelaskan bahwa ketika dua orang lawan jenis yang bukan muhrim dan bukan suami istri berada dalam satu ruangan, maka akan ada pihak ketiga bersama mereka, yaitu syetan. Hal pertama yang dipikirkan oleh sang lelaki non-Muslim tersebut adalah bahwa prinsip ini benar-benar gila.

Tapi di hadapan Oprah dan semua penonton di studio saat itu, akhirnya ia mengakui bahwa prinsip hubungan antar lawan jenis dalam Islam seperti demikian itu sepertinya benar-benar bisa mengakhiri banyak masalah yang terjadi dalam pergaulan di AS yang serba bebas. Pencabulan, perzinaan, penyimpangan seksual, perselingkuhan, sampai penyebaran HIV / AIDS pun bisa dicegah dengan cara ini, lebih efektif daripada cara apa pun.

….dan saya pun terpana dengan mulut terbuka lebar mendengar pengakuannya. …

Saya tidak pernah menyangka seorang non-Muslim akan dengan begitu beraninya mengakui kebenaran Islam di hadapan begitu banyak kamera televisi. Dan walaupun saya mengakui keberanian Oprah dalam mengangkat tema-tema yang kontroversial, saya tetap terpana melihat bagaimana ia berani menggiring acara /talk show/ tersebut dengan cara yang amat objektif.

Oprah telah membuka jalan bagi syiar Islam, yaitu dengan membuktikan bahwa keteladanan akan menghancurkan semua asumsi yang salah. Kalau mereka tidak mau percaya pada kata-kata, maka buktikanlah dengan perbuatan! Buktikanlah bahwa umat Islam bukan teroris!

Dan kita memang mampu memberikan solusi, asalkan kita terus berpegang pada Al-Qur’an dan Al-Hadits. Tidak ada petunjuk yang lebih jernih daripada keduanya. Sesungguhnya kebenaran adalah kebenaran. Tidak peduli ras mana pun, bangsa apa pun, atau bagaimana pun keadaannya, kebenaran akan selalu diterima sebagai kebenaran. Kalau mereka menolak, mungkin karena mereka belum melihat buktinya.

Tugas kita sekarang adalah memberi pembuktian!


Tindakan

Information

18 tanggapan

11 09 2007
mardee

subhanallah…
wal hamdulillah…
wa laa ilaha illallah…
wallahu akbar…!!!

19 11 2007
pupungbp

Wah, saya tidak melihat episode ini, terima kasih sudah berbagi.

20 12 2007
Ivan

Wah kebetulan saya nonton episode tersebut, kalau tidak salah bule tersebut berambut cepak, aniway saya juga terhenyak untuk sesaat dan betul2 menyimak. dan memang perlu bayak pembuktian2 seperti ini utk membuka mata masyarakat dunia.

20 02 2008
yhwe

melihat oprah winfrey show tersebut bagi saya ada dua kesimpulan dalam kita hidup beragama:
1. menjunjung dan melindungi agama kita
2. menghormati dan menghargai agama lain.
Selama ini yang kurang dari kita adalah kemauan untuk menghargai dan menghormati agama lain, bila dua hal tersebut tdk bisa seimbang maka timbulah beberapa orang yang melakukan tindakan teroris. sehingga apa yang dilakukan oleh oprah winfrey belum tentu bisa dan mau kita lakukan di sini. Selama kita berkeras hati untuk tidak mau menghargai agama lain yg ada di samping kita maka selama itu pula bibit-bibit teroris sebenarnya telah ada dalam diri kita. Pembuktian yang bisa kita lakukan tidak susah kok, tunjukkan kalau kita memang menghargai agama lain. TUHAN tdk marah kok kalau kita baik dengan agama lain, justru DIA merasa senang karena hambaNya bisa berbaur dengan semua ciptaanNya. Karena agama manapun tidak pernah mengajarkan ketidakbaikan. yang bisa menilai seseorang telah beriman atau tidak bukan seorang manusia yang berdosa tapi DIA yang tidak pernah berdosa.

2 03 2008
ghiffari

subhanallah … semoga kita menjadi lebih termotivasi lagi untuk tidak pernah merasa ragu dan rugi menunjukkan identitas ke Islaman kita. Let’s make a present the Islamic Civilization forever & ever.

26 03 2008
ridwan

ada yg punya rekaman episodenya?

1 04 2008
arthurez

saya bangga sebagai muslim bahwa
saudara kita di amerika sanggup menunjukkan keislamannya
padahal mereka di tengah kecaman dunia internasional
SALUT

8 04 2008
Oprah dan Islam « Maaini’s Weblog

[...] (saya sunting dari : “Deskriminasi Islam dalam Oprah Show“ [...]

18 04 2008
tir

subhanallah…………

barakallahu lanaa….

11 06 2008
Yuni

saya mau donk rekaman episodenya…Adakah yang punya?

4 03 2009
Echa

Echa,juga mau rekamannya donk? Meski sangat telat,hixhix

10 02 2010
budi

kirimin dong penjelasan model atom thomson

10 02 2010
budi

apasih itu diskriminasi?

5 04 2010
gusbagus

setuju sama “yhwe”
@ poin 2.
MENGHARGAI dan MENGHORMATI AGAMA LAIN.
Menjadi seorang yg taat, beriman bukn brrt mngabaikn agama lain.
Krn “Agama ku adalah agama ku dan agama mu adalh agama mu”.
Marilah kita jaga kerukunan Beragama.
Semoga Semua dapat Hidup berdamai, Toh kita sama2 menyembah Satu Tuhan.
Amin

22 08 2010
Edy Gunawan S

semuanya tergantung kepribadian masing-masing…

just open mind…

19 09 2010
ayix

subhanaallah ,,,

sayang sekali saya tidak lihat tayangan itu ,,,

ada gk ya tayang ulangnya ?/

18 04 2011
che

buat admin, minta link buat episode ini yaaa. makasi :)

30 10 2011
Arnold P Bolang

Melihat tayangan edisi final Oprah Winfrey Show? ketika di tanya apa yang membuat shownya berhasil? My team and Jesus. Ketika acara Oprah! A Farewell Spectacular, ada dua lagu yang melambangkan perjalanan hidupnya. Amazing Grace and Happy Day. Terbukti Oprah menjadi alat kesaksian tentang iman kristen yang disaksikan oleh puluhan juta orang selama 25 tahun.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.