7 PANDUAN JADI AYAH TELADAN

Tidak hanya ibu, peran ayah dalam mendidik anak pun amat besar. Menurut Dra. Henny E. Wirawan, M.Hum., Psi, seorang ayah bisa menjadi role model atau model peran. Misalnya, mengajarkan bagaimana menjadi orang yang tekun dalam bekerja. Ayah juga berperan sebagai pemberi dana keluarga sekaligus menjadi pengamat dari sudut pandangnya sebagai ayah.ANAK DAN AYAH BELAJAR
Apa saja yang bisa dilakukan seorang ayah dalam mendukung pendidikan saat si anak mulai sekolah?

1. Menemani belajar
Jika biasanya ayah membaca koran sendiri, sekarang membacalah bersama si kecil yang sedang belajar. Keberadaan ayah sudah mendorong anak untuk lebih serius belajar. Jika perlu bertanya, ada ayah. Agar proses belajar anak menyenangkan, hindari cara memaksa, memarahi atau main pukul.

2. Memberi contoh
Saat menemani anak belajar, sebaiknya ayah membaca buku dan koran. Intinya, menunjukkan bahwa membaca itu merupakan suatu hal yang menyenangkan.

3. Memantau jam belajar
Hal ini dilakukan agar anak tahu bahwa dia punya jam belajar, dan belajar sesuai jam yang ditentukan. Saran Henny, buat kontrak belajar antara ayah dan anak supaya anak lebih serius dalam belajar.

4. Menghibur dan Mendampingi
Seorang ayah memiliki peran yang besar untuk menghibur dan mendampingi si kecil ketika mengalami kegagalan, bukan malah menghukumnya.

5. Memantau kegiatan belajar
Meski sibuk, Henny menyarankan agar sang ayah tetap memantau kegiatan belajar anak. Caranya, dengan pesan singkat atau telepon. Lontarkan pertanyaan, “Ada tugas apa hari ini? Kamu kerjain dulu PR-nya, nanti Papa yang periksa.”

6. Tidak menuntut banyak
Kalau memang si kecil tidak seminat dengan ayahnya, jangan dipaksa untuk satu minat. “Tugas orangtua cuma memfasilitasi dengan les sesuai minat anak.”

7. Antar jemput
Sebelum bekerja, ayah bisa meluangkan waktu mengantar anak ke sekolah. Dalam perjalanan, ajak anak untuk cerita bagaimana kejadian di sekolah. Kalau ada waktu, jemput anak pulang.

HINDARI MAIN PUKUL
Dalam proses belajar, Henny berpesan, jangan jadikan memukul sebagai senjata utama dalam mendidik anak. “Gunakan kalau sudah pamungkas. Selebihnya, lakukan upaya mengubah perilaku anak menjadi lebih baik karena kesadaran bukan karena ketakutan.”

JIKA BUNDA JADI SINGLE PARENT

Bagi orang Indonesia, banyak ayah pengganti seperti paman dan kakek. Orangtua tunggal tak perlu khawatir anaknya tak berkembang secara normal. Carilah tokoh pengganti yang bisa dicontoh anak, baik di lingkungan keluarga, sosial maupun agama. Triwik Kurniasari

(Sumber: Tabloid Nova)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s